4


 
    Gundih, Recovery dari masa pandemi COVID 19 menuju tatanan dunia baru dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan giat belajar dirumah masing -masing bagi pelajar dimanfaatkan oleh sebuah komunitas pengajian di wilayah RW 01 Kelurahan Gundih untuk melaksanakan bakti sosial dengan menyelengarakan sunatan massal.

       Komunitas yang menamakan diri  "Taubatul Ghofilin"  merupakan komunitas pengajian pemuda yang berafiliasi dalam sosial dan pendidikan dan dipimpin oleh pemuda yang biasa dipanggil cak Jefri. Tak hanya seringnya mengadakan bakti sosial, komunitas ini juga memiliki panti asuhan bagi anak anak dari keluarga yang kurang mampu.

       Giat sunatan massal kali ini dipusatkan di balai RT 10 kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan dengan menurunkan 2 tenaga medis berpengalaman dalam bidangnya.

        Sejak pukul 06.30 para bocah yang sedianya akan mengikuti sunatan massal ini sudah memenuhi tempat yang telah disediakan panitia dengan tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah, Pukul 07.00 dimulailah acara sunatan massal dengan pembukaan dan do'a oleh pemuka agama setempat.


     Wajah tegang dari anak - anak tak menyurutkan keberanian untuk memasuki ruangan dilaksanakan khitan didampingi orang tua masing - masing setelah dipanggil berdasarkan daftar absensi menuju tempat  yang disediakan panitia yaitu berupa meja yang beralaskan kasur dengan kain putih bersih didampingi peralatan kedokteran.

      Keluar dari ruangan khitan tampak wajah sumringah bocah - bocah setelah sukses di khitan, ditambah diberikan bingkisan dari panitia yang berisi sarung, baju takwa, peci, nasi kotak dan Snack.

      Seperti dialami adek Fahry Dias al Ghozal dan Fadly Dias Gibran Romadhon, anak dari wakil ketua RT 02 yang menceritakan bagaimana tegangnya saat dikhitan oleh dokter.


      "Wedi om, tapi jare ibu gak loro Yo wes wani ae, tibak e gak loro cuma koyok di cokot semut (takut om, tapi kata ibu tidak sakit ya sudah berani saja, ternyata rasanya seperti digigit semut saja, red)" jawab Fahry saat ditanya perasaanya.
 
         Dengan hiburan hadrah dari musholla darussalam, acara semakin meriah dan menambah maraknya acara khitanan massal yang tercatat ada 40 anak ikut andil untuk dikhitan.

       

Posting Komentar

 
Top