Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Jumat, 18 Oktober 2019


    Ketua Umum PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), KH Said Aqiel Siradj berziarah ke makam pencipta lambang NU di Surabaya, Jawa Timur, Jum'at( 18/10/2019).

   Safari kunjungan kali ini untuk memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober mendatang.


Ketua umum PBNU saat memasuki area pemakaman


    Kedatangan Kiai Said ini langsung disambut oleh para tokoh NU dan ulama diwilayah kecamatan Bubutan. rombongan langsung menuju area makam untuk
berziarah dan menggelar doa bersama.


Penanda makam pencipta lambang NU

     Selama 30 menit beliau memimpin langsung serangkaian pembacaan ayat suci yang ditujukan bagi almarhum, juga sebagai ungkapan syukur atas segala bakti almarhum bagi agama, Nusa dan bangsa.

     Ziarah di makam pencipta lambang NU ini dilaksanakan setelah kemarin beliau berziarah ke Jombang dimakan keluarga besar pendiri NU (KH Hasyim Asy'ari) juga cucu pendiri NU sekaligus mantan presiden RI (KH.Abdurrahman Wahid).

(Mamank barose)
   

     

Print Friendly and PDF

Rabu, 09 Oktober 2019

Pembersihan puing pembangunan jembatan


    Hari ini, Rabu (09/10/2019) setelah dua bulan pembangunan jembatan yang tepatnya berada di margorukun RW 02 Kelurahan Gundih telah usai dibangun dan dinyatakan layak pakai.


   Pembersihan dilakukan tidak hanya oleh warga, tapi juga melibatkan pihak Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) kota Surabaya.

   Keguyuban terlihat dari kerja bakti antara warga dengan DKRTH, semua berbaur menjadi satu untuk membersihkan sisa bangunan dibawah kolong jembatan.

   Hadir langsung memantau kerja bakti, koordinator DKRTH wilayah kecamatan Bubutan Bapak Winarno.


    "Kebersihan kota Surabaya adalah tanggung jawab kita bersama, kami (DKRTH) Tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa bantuan seluruh warga Surabaya terutama di wilayah masing masing untuk turut serta menjaga dan berkontribusi membangun kota Surabaya melalui kebersihan" ungkap Winarno.

     Tak hanya ikut serta membersihkan kolong jembatan, sebagian warga juga antusias membantu memberikan makanan, baik berupa nasi ataupun makanan ringan juga  minuman yang dikoordinir masing masing RT.
 
 
Print Friendly and PDF

Senin, 07 Oktober 2019

Pilih Ketua RT tanpa kertas Suara

           Proses pemilihan Ketua RT/RW/LPMK baru semakin marak diperbincangkan di kalangan masyarakat kampung di Surabaya baru -baru ini. Nama calon yang di gadang -gadang sudah mulai dipersiapkan oleh tim 3 bentukan ketua RT terdahulu yang berada di akhir masa jabatan sampai dengan akhir tahun ini.

          Hal ini juga yang terjadi di Gundih, jadwal pemilihan, tata cara pemilihan serta syarat pencalonan sudah mulai di perbincangkan.Tidak seperti pemilihan pada periode -periode sebelumnya, ada yang menarik pada proses pemilihan RT kali ini utamanya yang dilakukan warga Margorukun 5 kelurahan Gundih kota Surabaya.Cara pemilihan ketua RT kali ini tidak lagi menggunakan kertas pemilihan secara konvensional,melainkan menggunakan Googleform sebagai aplikasi pemilihan ketua RT. Warga tinggal menyalurkan hak suaranya melalui HP yang dimiliki tanpa menggunakan kertas suara. Cara semacam ini guna mendukung Go Green di kawasaan kelurahan Gundih yang cukup dikenal dengan keindahan lingkungannya. Selain itu guna menyongsong era digital 4.0 warga diajak lebih melek teknologi sehingga bisa dengan mudah mengikuti perkembangan teknologi.




Agus Santoso selaku ketua RT terdahulu menyampaikan bahwa tim 3 yang dibentuk kali ini benar-benar beda dari tahun -tahun sebelumnya. Ada sesuatu hal yang baru yang ditampilkan tim 3 yang terdiri dari salah satu anggota KIM Gundih.Semoga wilayah lain bisa ikut menggunakan cara ini untuk efisiensi dan menjaga lingkungan di lingkup kecil wilayah Rukun Tetangga (RT).
(Edw/KIM)
Print Friendly and PDF

Pembersihan puing kebakaran


     Kebakaran yang terjadi Rabu (10/7/2019) masih menyisakan sampah baik dari puing sisa kebakaran ataupun sisa material pembangunan kembali bangunan terdampak kebakaran.


    Hari ini Senin (07/10/2019), pihak RW 02 kelurahan Gundih melalui ketua RW nya berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) mengadakan kerja bakti massal pengangkutan sisa kebakaran.


   Dalam keterangannya Ibu Eko Andriyani selaku ketua RW menyampaikan "kerjabakti massal baru terealisasi dikarenakan adanya pembangunan jembatan penghubung menuju jalan Cepu yang belum selesai dan tidak bisa dilewati truk rekan DKRTH untuk mengangkut sampah sisa kebakaran maupun sampah pembangunan ulang bangunan terbakar juga yang terdampak"

    Dengan mendatangkan dua truk sedang, pihak DKRTH dibantu warga bergotong royong dan bahu membahu membersihkan puing puing sampah.

 
Print Friendly and PDF

Minggu, 06 Oktober 2019

Cangkruk tuk Mengapai Harapan Baru


    Pucang anom, pertemuan rutin anggota Kelompik Informasi Masyarakat (KIM)/ yang digagas untuk Mengapai Harapan Baru yang kedua bertempat dirumah ketua umum KIM kota surabaya (Cak Anis Sofyan), minggu (6 oktober 2019) di jalan Pucang Anom nomer 1.


    Hadir dalam kesempatan ini perwakilan dari KIM Klasik, KIM Kupang Krajan, KIM perak utara, KIM Kandangan Sejahtera, KIM Gundih, KIM Airlangga, KIM Rangkah, KIM Liar, KIM Sinar Baru, KIM PC 1000 dan KIM Kapas Madya.



    Tak hanya berkumpul untuk membicarakan seputaran permasalahan KIM, dalan pertemuan ini juga membahas dan pembuatan Blog bagi rekan KIM yang belum memiliki sebagai dapur pacu penulisan liputan baik dalam wilayah ataupun luar wilayah.



   Dalam sambutan sebagai tuan rumah sekaligus Ketua KIM Kota Surabaya atau yang biasa dipanggil Cak Topan menyampaikan "Saya sangat mengapresiasi pertemuan ini, disamping kita dapat bersilaturahmi dari satu wilayah ke wilayah lain rutin setiap bulan, pertemuan cangkruan semacan ini bisa menjadikan perekat persaudaraan juga menyampaikan uneg-uneg baik berupa saran ataupun kritik (membangun). 
Kita semua satu sebagai pegiat sosial di Surabaya, tak ada perpecahan dalam tubuh KIM, hanya sementara pertemuan rutin yang diinisiasi kelompok GAHARU sudah berjalan dibulan kedua dan semoga kedepan seluruh KIM di 154 kelurahan dapat bergabung." 
 

    Acara yang dimulai pukul 12.00 wib hingga pukul 16.00 wib terasa begitu cepat berlalu dalam keakraban komunikasi yang dilakukan dengan santai tapi tidak mengurangi keseriusan dalam setiap pembahasan.
   
Print Friendly and PDF