Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Rabu, 31 Juli 2019

Surabaya raih 2 kategori APW 2019


          2 KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) di Surabaya menyabet 2 juara di dua kategori berbeda pada APW (Anugerah Pewarta Warga) 2019 Amunullah dari KIM Mojo menjadi juara 1 di kategori Vidio Berita, dan Taufik Hidayat mewakili KIM Gundih di kategori Gambar berita.


        Tahun pertama ajang penghargaan bagi pewarta warga yang digelar oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa melalui Kominfo provinsi Jawa Timur pada hari ini Rabu 31/7/2019. Melalui kegiatan bertajuk APW Jatim 2019 diharapkan ada peran serta masyarakat sebagai jurnalis warga yang ikut berperan serta dalam menyampaikan informasi yang datangnya dari Pemprov ke warga maupun sebaliknya dari warga ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.


          Bertempat di dalam Gedung Negara Grahadi Bu Gubernur menyampaikan  bahwa kehadiran Pewarta Warga sangat dibutuhkan untuk mengklatifikasi sebaran berita berita HOAX yang sering muncul belakangan ini.Dengan adanya warga langsung yang memantau dan memberitakan suatu permasalahan diharapkan tidak sampai timbul berita -berita yang tidak benar keberadaannya.


           Melalui Kelompok Informasi masyarakat ini diharapkan mampu mengawal pembangunan Jatim yang lebih baik. Pemberitaan Warga atau yang sering disebut Citizen Journalists melalui kaum milenial ini akan menggerus keberadaan media - media konfensional yang selama ini kita konsumsi.Disinilah Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan Penghargaan dan Dukungannya terhadap Pewarta Warga.{Edwin/KIM Gundih]


Print Friendly and PDF

KODAM V BRAWIJAYA dalam Kegiatan pembinaan komunikasi sosial tangkal radikalisme


       Surabaya- Radikalisme menurut artian adalah suatu ideologi (ide atau gagasan) dan paham yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan/ ekstrim.
 

       Berkaitan dengan hal radikalisme, Kodam V Brawijaya mengadakan pembinaan komunikasi sosial di aula Kodam V Brawijaya, rabu (31 juli 2019) pukul 09.00 wib hingga selesai pukul 12.00 wib.

       Hadir dalam acara Bapak Najib Hamid dari Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT), Sekretaris Kodam V Brawijaya beserta staff, Babinsa se surabaya, Bhabinkamtibmas se surabaya, mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perwakilan organisasi massa.


       Dalam pemberian materi, Bapak Najib Hamid menitik beratkan pada kerjasama TNI - POLRI melalui babinsa dan bhabinkamtibmas untuk terjun ke masyarakat dengan pendekatan persuasif dan bimbingan juga pembinaan ke pemuda untuk ikut berperan aktif dalam menangkal radikalisme melalui gerakan anti hoax.

       Lebih lanjut, perwakilan dari FKPT menyebut bahwa Gerakan radikalisme muncul dan berkembang antara lain dipicu oleh pertarungan idiolog global, pemahaman keagamaan yang salah, ketidakadilan politik, hukum dan ekonomi, kemiskinan serta kepentingan politik atau adu domba.


        Seringnya kunjungan babinsa dan bhabinkamtibmas ke masyarakat merupakan aksi jitu dalam memerangi radikalisme lewat cangkrukan dan blusukan.

        Peran serta Bumantik juga tidak kalah penting sebagai pekerja sosial yang sering keluar masuk dari pintu ke pintu warga untuk mengetahui aktifitas warga dalam keseharian. (AQ)




Print Friendly and PDF

Senin, 29 Juli 2019

Kebersamaan warga mengikuti Festival Gapura Cinta Negeri


     Gundih- Menindak lanjuti berita dari Kementrian Dalam Negeri pada tanggal 5 Juli 2019 , tentang penyelenggaraan lomba gapura dengan tema "Cinta Negeri" dan untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, warga RT 5 RW 6 kelurahan Gundih bersiap ambil bagian memeriahkannya.


     Untuk itu, Minggu (28 Juli) seluruh warga RT 5 RW 6 Kelurahan Gundih, berbondong bondong antusias untuk mempersiapkan menghadapi perlombaan.


     Tidak hanya dari para bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak juga sangat antusias membantu membuat gapura dan membersihkan lingkungan.


     Disamping pembuatan gapura dan membersihkan lingkungan, pengecetan untuk menambah hidup suasana pun dilakukan.


     "Menghadapi Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 74,  Kami selalu membuat inovasi dan menghidupkan wilayah dengan selalu memperbaiki lingkungan dan selalu memupuk kerjasama juga keguyuban warga" ungkap Aris Dwi Santoso selaku ketua RT.


      Tak hanya lomba Festival Gapura Cinta Negeri, RT 5 RW 6 juga akan mengikuti Surabaya Smart City (SSC)  yang dihelat oleh PEMKOT Kota Surabaya.

   
Print Friendly and PDF

Minggu, 28 Juli 2019

Rotary Club Surabaya Gelar Penanaman 2.000 Bibit Pohon Di Magrove Gunung Anyar Surabaya



      Surabaya - Data The World Atlas of  Mangroves tahun 2010 menyebutkan Indonesia memiliki kawasan hutan mangrove seluas 3 juta hektar atau 20% dari total luas kawasan hutan mangrove dunia yang mencapai sekitar 15 juta hektar.

     Hutan mangrove  Indonesia yang mencapai 40% sampai 50% tinggal di daerah dekat pantai, yakni mencegah abrasi dan tsunami, serta peresapan air laut ke daratan. Oleh karena itu, upaya-upaya pelestarian hutan mangrove perlu terus digalakkan karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak pantai.


      Rehabilitasi dengan penanaman pohon mangrove menjadi bagian dari program Newtrees yang dicanangkan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia.

      Program ini berorientasi pada perbaikan fungsi ekosistem prioritas, dan juga sejalan dengan upaya yang sedang dilakukan oleh pemerintah dalam mengintegrasikan pembangunan sektoral dengan daya dukung lingkungan di tingkat magrove gunung anyar surabaya.

      Mengingat manfaatnya yang begitu besar, perlu peran serta seluruh elemen bangsa untuk bahu-membahu memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan mangrove.

      KIM Gundih berkesempatan menyaksikan penanaman pohon yang dilakukan oleh rotary club surabaya beserta 4 komunitas di magrove gunung anyar surabaya,


      Minggu 28 Juli 2019. turut ambil bagian dari upaya mulia tersebut. rotary club Surabaya dan 4 komunitas, menanam pohon mangrove  di kawasan Magrove Gunung Anyar, Surabaya.

      Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian program kepedulian sosial Bakti.

      Bumi yang kita tinggali merupakan titipan untuk diwariskan kepada anak cucu. Karena itu, penting bagi kita untuk bertanggung jawab dan bersama-sama merawat lingkungan. Oleh karena itu, hari ini rotary club Surabaya dan 4 komunitas, menanam 2.000 bibit pohon mangrove Gunung Anyar.Kata Presiden Rotary Club Surabaya.

    Diharapkan upaya ini akan memberikan dampak positif bagi kelangsungan fungsi ekosistem secara sosial ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut,” Didin.(TH)
Print Friendly and PDF

Jumat, 26 Juli 2019

Tangkal radikalisne bersama kodim 0830



         Surabaya, Bertempat di Aula KODIM 0830 Surabaya, telah dilaksanakan kegiatan Komunikaai Sosial (Komsos)
“CEGAH TANGKAL RADIKALISME” yang
diselenggarakan oleh satuan Kodim 0830, Jum'at (26/07/2019).


          Hadir dalam kegiatan tersebut, berjumlah 50 orang yang diantaranya; DANDIM 0830 beserta staff, tokoh masyarakat, budayawan, KIM kelurahan gundih serta lima babinsa di kecamatan Bubutan.

         Pada kesempatan itu, Dandim 0830
membawakan materi ” Cegah Tangkal
Radikalisme” tentang bagaimana upaya
kita sebagai bangsa dalam mencegah atau
menangkal radikalisme. Radikalisme
memiliki paham yakni, menginginkan
perubahan di bidang sosial politik, yang di
lakukan dengan cara drastis atau
kekerasan oleh kelompok tertentu.


         Kelompok radikal ini terdiri dari beberapa Kelompok yakni, Radikal kiri (Raki) yang nemiliki paham anti agama (komunisme), dengan menggunakan pola kekuatan buruh tani yang miskin dan memanipulir pertentangan ipoleksosbud.
 
        Kelompok ini biasanya mengangkat issue tentang upah buruh, jaminan keamanan, pembagian lahan, pajak upah dan tanah. Kelompok ini juga dapat berinfiltrasi ka organisasi masyarakat atau organisasi politik bahkan ke instansi pemerintah.


       Kelompok yang kedua adalah Radikal kanan (Raka) memiliki paham funda mentalisme, yang dimana pada agama tertentu menanamkan fanatisme agama agar pengikutnya memiliki militansi, juga sering sering mempertentangkan kenyataan yang ada dengan dalil agama.

       Faktor yang mempengaruhi gerakan raka di antaranya, faktor ekonomi yang lemah, kebijakan politik, psikologi dan pendidikan yang tidak sesuai menurut mereka. Radikal lainnya(Rala), kelompok ini memiliki paham anti NKRI, dimana mereka menghendaki disintegrasi bangsa.


        Konsepsinya bersumber pada rasa
sentimen, kedaerahan, heroisme sehingga
dapat melakukan suatu tindakan anarkis.
Kita sebagai suatu bangsa yang beragam
(Bhineka Tunggal Ika) tentunya harus
saling toleransi.

        Kita harus mewaspadai penyebaran radikalisme khususnya, penyebaran melalui media sosial. Karena di media sosial sangat mudah untuk di akses, cepat, serta multimedia.


       Dalam upaya atau strategi menghadapi
dan mencegah radikalisme, Dandim 0830 menambahkan, TNI sebagai komponen
utama dalam mencegah Radikalisme,
tentunya tidak dapat bekerja sendiri.
Sangat di perlukan peran serta semua
elemen bangsa. Bukan hanya TNI/POLRI
saja melainkan, seluruh komponen bangsa
termasuk para pelajar. Untuk untuk
menciptakan kondisi pertahanan yang
mantap di bidang ipoleksosbud, menjalin
komunikasi yang baik, menanamkan serta
meningkatkan rasa cinta tanah air antara
semua elemen bangsa.

        Dalam materi yang disampaikannya
Dandim berpesan, untuk tidak mudah
terprovokasi dengan adanya issue yang
tidak dapat di pertanggungjawabkan
(berita hoax) baik berita yang didapat dari
media sosial (facebook, twitter, telegram,
WA, IG dan lain-lain. Mari jadikan media,
baik media cetak, media elektronik
maupun media sosial sebagai sarana
komunikasi atau diskusi yang baik. Segera
melaporkan setiap adanya suatu kelompok
atau oknum yang terindikasi atau
melakukan suatu gerakan yang mungkin
mengarah pada hal-hal yang menyimpang,
“tutupnya.


        Disamping pemberian materi, peserta juga diajak mengelilingi Kodim 0830 untuk menyaksikan budidaya ikan lele dilanjut makan siang bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.00 Wib dengan aman, lancar dan tertib. (SQ/KIMgundih)
Print Friendly and PDF

Menjelang HUT Korem, KIM Gundih Berkesempatan Ikuti Kegiatan-kegiatan Dalam Rangka Menjelang HUT Korem



         Surabaya,- Berbagai kegiatan mulai menyelimuti Makorem 084/Bhaskara Jaya. Bukan tanpa sebab, kegiatan itu digelar dalam rangka menyambut datangnya HUT Korem yang ke-53, tahun ini.


           Pantuan Dari KIM Gundih Mengawali berbagai kegiatan penyambutan tersebut, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto, S. E, menggelar anjangsana ke rumah beberapa keluarga besar Korem. Kamis, 25 Juli 2019.



          “Kegiatan ini, pada dasarnya merupakan bukti syukur dan perhatian pimpinan terhadap Keluarga Besar anggota Korem,” ujarnya.


          Selain berkunjung ke rumah Sertu Slamet Wiyono, pejabat nomor satu di wilayah teritorial Korem itupun juga menggelar kunjungannya ke kediaman Mayor Arh Iwan Apwan.



        “Kunjungan ini juga sebagai bentuk empati pimpinan terhadap anggota,” tandasnya. Untuk diketahui, Korem 084/Bhaskara Jaya rencananya bakal memasuki usia barunya yang ke-53 pada tanggal 2 Agustus mendatang. Selain anjangsana, pihak Korem juga bakal menggelar berbagai kegiatan guna menyambut datangnya hari lahir tersebut.(TH)
Print Friendly and PDF

Kamis, 25 Juli 2019

Kemeriahan perlombaan 17 agustus di RT 4 RW 07, kelurahan Gundih

   
          Gundih - Warga RT 04/RW 07 Kelurahan Gundih sangat antusias untuk merayakan Hari Kemerdekaan yang di isi dengan berbagai macam Perlombaan yang telah di selenggarakan karang taruna RT04/ RW07 Margodadi kelurahan gundih kec.Bubutan untuk menyambut HUT RI yang Ke-74.


      Beberapa warga masyarakat Margodadi   4 berkumpul untuk menyaksikan perlombaa-perlombaan 17 Agustus, seperti Memindahkan air dalam botol, sepak bola terong, memasukan belut dalam botol, kempit balon, koin kates, makan krupuk.

       Hampir setiap tahun warga masyarakat Margodadi 4 semarak untuk menyambut Hari Kemerdekaan ini, yakni salah satunya dengan berbagai macam perlombaan, ” ungkap Ketua Karang taruna RT04 Kamis (25/07/2019).

       KIM Gundih Berkesempatan Menyasikan Perlombaan perlombaan 17 Agustus yang Diselenggarakan oleh Karang Taruna RT 04/RW 07 Kelurahan Gundih kec.Bubutan.

        Memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sudah menjadi keharusan sebagai bagian dari Bangsa Indonesia. Perayaan ini dilakukan oleh semua pihak, baik di tingkat Organisasi, karang taruna maupun di pendidikan. Di sekolah-sekolah, perayaan HUT RI inilah menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Kemeriahan begitu terasa setiap kali memasuki masa Tujuh belasan.

        Ketua Karang Taruna RT04/RW 07, Ramadhan juga menyebutkan kegiatan Perlombaan Tujuh belasan tersebut juga untuk menumbuhkan semangat Perjuangan para Pahlawan dalam meraih kemerdekaan. Melalui lomba-lomba tersebut diharapkan Pemuda-Pemudi dan Masyarakat yang lainnya mengerti makna perjuangan setidaknya berjuang untuk meraih Prestasi di perlombaan-perlombaan yang ada.

        “Pemuda-Pemuda perlu dibentuk mentalnya untuk merasakan kesatuan dan kebhinekaan dalam Berbangsa dan Bernegara.

         Kecintaan pada Negara atau Nasionalisme perlu ditanamkan dalam diri setiap pemuda ini, apalagi di masa sekarang ini,” tambahnya.

         Momen kemerdekaan inilah yang selalu ditunggu-tunggu oleh adik-adik. Suasana perlombaan ini, selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam setiap perayaan HUT RI. Dari masa ke masa, lomba Tujuh belasan selalu menyemaraknya suasana Margodadi 4.


          Tidak hanya kemeriahan yang diharapkan, tetapi juga dapat mengajarkan makna perjuangan dan sikap menjaga kemerdekaan yang telah dirasakan selama 74 tahun tersebut. Semoga di hari Ulangtahun Kemerdekaan RI yang ke 74 ini, para Masyarakat dan Generasi Muda di Indonesia dapat lebih berprestasi di dunia internasional dan mengharumkan nama Bangsa sebagai bentuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.(TH)
Print Friendly and PDF

KIM Gundih Berkesempatan Hadir Di Acara 4th Annual Islamic Finance Conference (4th AIFC)



      4th Annual Islamic Finance Conference (4th AIFC) diselenggarakan pada tanggal 24 – 25 Juli 2019 di Surabaya, Jawa Timur mengusung tema “ Blending Islamic Finance and Impact Investing for SDGs_”.


      KIM Gundih Berkesempatan Menghadiri 4th Annual Islamic Finance Confarence hari kedua di Hotel Jw Marriot Surabaya,(25/7)Pagi.

      Konferensi ini bertujuan untuk mendorong diskusi terkait kontribusi dan kolaborasi keuangan syariah dengan impact investment serta perannya dalam mencapai sasaran yang tercantum dalam SDGs.

      Dalam sambutannya, Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia menyampaikan bahwa keuangan syariah memiliki potensi peran yang besar dalam impact investment.

     “Tujuan investasi syariah adalah untuk mencapai hal yang baik dan menghindari hal yang haram, serta adanya kewajiban mengeluarkan zakat kepada yang berhak.

     Hal ini sejalan dengan impact investing yaitu tujuan bisnis tetap tercapai dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dalam mencapai SDGs.” Ujar Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.

      Selain itu, beliau juga menyampaikan dana sosial yang dikelola secara syariah dalam bentuk cash waqf, hasilnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat seperti sanitasi, nutrisi ibu dan anak.

      Sementara konsep impact investment dalam keuangan syariah diwujudkan Pemerintah dalam penerbitan green sukuk yang digunakan untuk membangun 727 km jalur kereta double-track, pengelolaan sampah untuk 3,4 juta rumah tangga, dan 121 pembangkit listrik mini tenaga matahari.

      Berbagai negara saat ini sedang fokus untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ( Sustainable Development Goals / SDGs) sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi.

      Untuk mencapai hal tersebut diperlukan biaya yang tidak sedikit. World Investment Report 2014 melaporkan bahwa untuk mencapai 17 sasaran dalam SDGs, negara berkembang masih membutuhkan tambahan investasi sebesar US$ 2,5 triliun setiap tahunnya.

       Tambahan investasi ini tidak dapat diperoleh hanya dengan mengandalkan model investasi tradisional. Inovasi menjadi hal yang mutlak untuk dilakukan dan peran dari sektor privat perlu untuk ditingkatkan.

        Salah satu inovasi tersebut diwujudkan dalam bentuk impact investment.

        Impact investment merupakan investasi yang diniatkan tidak hanya untuk mendapatkan keuntungan atau pengembalian finansial, tetapi juga diharapkan dapat memiliki dampak sosial atau lingkungan.

        Impact investment dan keuangan syariah memiliki prinsip yang sama. Keduanya berusaha untuk mencapai tujuan bisnis dengan cara yang baik serta memberikan keuntungan bagi masyarakat dan lingkungan secara keseluruhan.

        Dalam pidatonya, Wahid Abdelwahab, Direktur Jenderal Country Relations and Services Islamic Development Bank menyampaikan bahwa memadukan potensi keuangan Islam dan impact investing dapat memobilisasi sumber keuangan tambahan untuk pembangunan berkelanjutan, meningkatkan dampak sosial, lingkungan, dan keuangan dari investasi melalui peningkatan koordinasi, dan percepatan kemajuan menuju Agenda 2030.

          Di sisi lain, Christophe Bahuet, UNDP Indonesia Resident Representative, mengatakan pembiayaan adalah bagian penting untuk pencapaian agenda SDGs pada tahun 2030.

         Bauran pembiayaan syariah dan impact investment dapat menciptakan peluang besar untuk mengatasi kesenjangan pembiayaan SDGs.

          UNDP menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas penyelenggaraan konferensi ini bekerja sama dengan UNDP dan para mitra lainnya.


       “Kami harap konferensi ini akan mendorong pemanfaatan potensi pembiayaan Syariah sepenuhnya untuk pencapaian SDGs di Indonesia. UNDP menawarkan berbagai platform untuk mengidentifikasi solusi yang sangat dibutuhkan untuk pembiayaan SDGs dan kami harap semakin banyak mitra dapat bergabung untuk memastikan keberhasilan upaya ini.”ujar Christophe Bahuet.

           AIFC adalah acara tahunan yang menghadirkan para pembuat kebijakan, ekonom, akademisi, dan pelaku industri baik dari dalam negeri maupun internasional untuk mendiskusikan berbagai isu ekonomi dan keuangan syariah.(TH)
Print Friendly and PDF

Senin, 22 Juli 2019

Asuhan mandiri GUNDIH terdengar hingga papua


        Gundih, melalui puskesmasnya kembali mendapat kunjungan Kaji Banding untuk saling menimba ilmu pada Senin (22/7/2019). Kali ini rombongan dari Puskesmas Biak Kota Dinas kesehatan Kab. Biak Numfon.



 
    Sebanyak 15 orang rombongan datang sekitar jam 11.30 WIB setelah sebelumnya berkunjung ke Kampung Lawas Maspati. Ada hal yang menarik dan selalu dilakukan para Staf di Puskesmas Gundih untuk menyambut tamu yg berkunjung,yaitu yel-yel penyemangat sekaligus menggambarkan Visi dan Misi dari Puskesmas Gundih.




       Dalam sambutannya Bu Navyta selaku ketua rombongan menyampaikan apresiasi sebesar -besarnya atas sambutan hangat yg di berikan oleh puskesmas Gundih. Dalam tahun 2020 Puskesmas Biak Kota diharuskan melakukan akreditasi Tingkat Paripurna dari sebelumnya akreditasi tingkat madya. Persiapan ini dilakukan dalam menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.




         Puskesmas Gundih dirasa bisa dalam menyalurkan ilmu dan pengalaman yg dimiliki untuk nantinya bisa diterapkan di Puskesmas Biak Kota. Peran serta masyarakat dalam kegiatan Asuhan mandiri perlu adanya dukungan dari lintas sektor baik pemerintahan dan
masyarakat, ini yang mungkin belum terlaksana di Puskesmas Biak Kota.



     
          Puskesmas Gundih sendiri selama ini memiliki sekitar 51 kelompok asuhan Mandiri. Kelompok -kelompok inilah yg langsung bekerja di masyarakat sehingga ada pelibatan dan pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kesehatannya. (Edwin/KIM Gundih)
Print Friendly and PDF

Minggu, 21 Juli 2019

Pertunjukan edukasi bersama HOPS PUPPET


     Beragam cara dilakukan dalam menghibur dan memberikan edukasi bagi anak usia dasar, Hops Puppet Show dari jakarta memberikan pagelaran panggung musikal dan boneka bagi anak-anak dengan pesan-pesan kebaikan dan moral yang kuat.


      Untuk pertama kalinya hadir menyapa masyarakat di kelurahan Gundih, Minggu (21 juli 2019). Hops Puppet Show tampil di panggung yang dibuat sederhana tapi tidak mengurangi maksud dan tujuan untuk mendidik anak anak usia dasar berani dan tidak minder juga memiliki cita cita untuk menggapai mimpi setinggi mungkin.


      Acara di wilayah kelurahan Gundih adalah pertunjukan HOPS MUPPET ketiga setelah sebelumnya mengelar dua pertunjukan di acara "Festfal Terang Surabaya" di gedung JX Internasional, sabtu (20 juli 2019) pukul 08.00 - 16.00.
   

       Pagelaran musikal dan edukasi lewat panggung boneka dimulai pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB, dengan membentuk barisan anak anak dari tiga Sekolah Dasar (SD), yaitu :Margorukun, SD KH Thohir Bakri dan SD Abdullah Ubaid III untuk masuk kedalam tempat pementasan dan menmpati tempat duduk yang telah disediakan.


      Dengan semangat satu persatu anggota HOPS MUPPET menyapa dan memberikan motivasi kepada anak anak sekolah dasar untuk bersemangat dan pantang menyerah menggapai mimpi.


       Acara pagelaran musikal dan panggung boneka  menjadi puncak acara dan merupakan andalan dari diadakannya acara ini.
 dengan mengambil cerita pembuat boneka bernama "pappeto", HOPS MOPPET Memberikan edukasi bahwa siapapun bisa bermimpi dan selalu berjuang meraih mimpinya.


      "Diharapkan dengan adanya edukasi lewat panggung boneka dan drama musikal, anak anak usia dasar memiliki cita cita dan mimpi setinggi mungkin karena kami merasa setiap anak diciptakan TUHAN itu istimewa hingga harus diberi motivasi untuk terus maju mengejar mimpi" ungkap bu Icha sebagai perwakilan HOPS MUPPET Jakarta pada KIM Gundih.


Print Friendly and PDF

Kamis, 18 Juli 2019

Penutupan donasi kelurahan gundih

Penutupan donasi sosial untuk korban kebakaran pada hari rabu (10 juli 2019) di margorukun lebar dilaksanakan di ruang serba guna kampung ilmu jalan semarang, surabaya, pada hari selasa (16 juli 2019)


    Serah terima oleh Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) se surabaya kepada kelurahan Gundih yang diwakili ketua RW 02 kelurahan Gundih kecamatan Bubutan.


   Untuk selanjutnya seluruh bantuan yang meliputi sembako, pakaian layak pakai dan uang tunai sebesar donasi 44.710.000 dibagikan kepada warga terdampak.

     Dari pertemuan di kelurahan gundih, kamis (18 juli 2019) yang dihadiri Lurah Gundih,LPMK,Tagana,ketua RW 02,ketua RT terdampak,perwakilan warga terdampak dan KIM diputuskan pembagian santunan bagi korban kebakaran.


     Pembagian santunan diberikan bedasarkan rumah yang terdampak dan rumah yang habis terbakar.
Adapun pembagiannya diatur sebagai berikut:
- Rumah yang terdampak , 13 rumah mendapatkan Rp 900.000 per-rumah.
-  Rumah yang habis terbakar, 19 rumah mendapatkan Rp. 1.800.000 per-rumah


    Dari jumlah donasi yang telah dibagikan untuk kekurangan ditanggung kas RW 02 kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan.


Serah terima hasil donasi diserahkan Lurah Gundih dan diterima diwakili Ketua RW. 02 Margorukun, untuk selanjutnya diserahkan kepada korban kebakaran.


KIM Gundih melaporkan.
Print Friendly and PDF

Sabtu, 13 Juli 2019

Kerja bakti massal pasca kebakaran

   Pagi ini sabtu (13 Juli 2019) seluruh elemen masyarakat berkumpul di Lokasi kejadian kebakaran di jalan Margorukun Lebar yg terjadi pada rabu kemaren. Lokasi kebakaran di RW 2 yang meliputi 3 wilayah RT ini sebelumnya di Polis Line untuk mengamankan TKK sebelum tim Inavis bekerja melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.
   

   Dalam kegiatan ini melibatkan para Lurah beserta jajaran, LPMK se kecamatan bubutan. Staff kecamatan, Linmas , para ketua RW se kelurahan Gundih  dan warga setempat juga beberapa relawan.Harapannya setelah dibersihkan warga dapat melakukan pembenahan rumah mereka sedikit demi sedikit selepas mereka berada pada masa tanggap darurat selama 7 hari dari kejadian kebakaran.
 


   Beberapa barang dan material yang masih bisa dimanfaatkan mereka singkirkan, sedangkan sampah sisa-sisa kebakaran diangkut menuju jalan cepu untuk selanjutnya di bantu DKRTH kota Surabaya untuk pengangkutannya.
   


   Sepanjang ini bantuan juga terus berdatangan dari berbagai pihak, penggalangan bantuan dilakukan serentak di tingkat RT dan RW dilingkungan kelurahan Gundih yg dikoordinir ketua RW masing -masing. Semoga masa tanggap darurat selama 7 hari ini bisa terlewati dan masyarakat korban kebakaran di margorukun lebar segera bangkit dan menjalani kehidupan mereka seperti sedia kala. (KIM Gundih/Edwin)
Print Friendly and PDF

Kamis, 11 Juli 2019

Kelurahan Gundih Berduka


Kim gundih

   Duka mendalam dialami warga kelurahan Gundih tepatnya di Margorukun lebar Kelurahan Gundih, Kecamatan
Bubutan, Kota Surabaya terkait kebakaran yang terjadi pada rabu (10 juli 2019) pukul 09.25


   Untuk rincian rumah yang terbakar , dua puluh satu unit ludes dilalap sijago merah dan sebelas
unit lainnya berstatus terdampak. Sebab, hanya sebagian saja
yang terbakar.


   Data tersebut disampaikan oleh Kabid Pembinaan dan
Operasional Dinas Pemadam Kebakaran, Bambang VistadiI. Ia mengatakan, rata-rata rumah yang
terdampak berukuran tak lebih dari 18 meter persegi.
“Jumlah rumah masih diupdate terus. Rata-rata ukuran 3×4,
3×6, 3×9,” ucapnya, Rabu (10/7/2019).

   Meski telah menghanguskan dua puluh satu rumah dan belasan
rumah lain terdampak. Api berhasil dipadamkan sekitar tiga
jam berikutnya,

    “Pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif pukul 12.14 WIB,” lanjutnya.
Lambatnya proses pemadaman disampaikan Bambang akibat terkendala akses menuju lokasi kebakaran yang memang terjadi di gang sempit pemukiman padat penduduk. "Sehingga unit besar tidak bisa masuk, hanya unit kecil yang
bisa masuk,” tandasnya.


   Kendati demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang jatuh dalam peristiwa ini. Sementara kendaraan
pemadam kebakaran yang terlibat dalam aksi pemadaman berjumlah dua puluh satu unit kendaraan. Ditambah empat unit berasal dari DKRTH dan kendaraan taktis milik Satpol PP Pemkot.

   Untuk tempat tinggal sementara korban kebakaran, pihak terkait menempatkan disalah satu gedung yang berada di kampung ilmu (jl semarang) surabaya,


   Dari kejadian kebakaran tersebut langsung mendapat perhatian khusus ibu walikota surabaya yang hadir pada sore harinya (10 juli) pukul 16.00 ketempat kejadian kebakaran dilanjut meninjau tempat evakuasi senentara untuk berjumpa dan mendengar keluhan korban kebakaran.

    Dalam mediasi dan mendengar keluhan korban terdampak, Beliau akan memberikan fasikitas berupa rumah susun bagi warga yang terdampak. Tidak hanya berupa bantuan rumah susun, Beliau juga memberikan berbagai bantuan dari kebutuhan permakanan hingga alat sekolah bagi anak anak sekolah yang terfampak.


    Ternyata tidak putus sampai disitu, walikota surabaya juga menerbitkan dua puluh enam keterangan surat keluarga (KSK) pada malam pukul 22.30.



   Berbagai bantuan datang dari warga surabaya, tak terkecuali dari kelompok informasi masyarakat (KIM) kota surabaya yang dugawangi cak Topan.


    Rombongan KIM Kota Surabaya yang di wakili oleh Ketua Forum KIM Kota Surabaya Cak Anis Sofyan (KIM Klasik),
beserta anggota seperti Amin Babe (KIM Mojo), Cak Boni (KIM) New Jambangan hijau), Cak Anthony, Cak Christ, Cak
Sumargo, Ning Liliek dan beberapa anggora rombongan lainnya.


   Tiba di lokasi penampungan pada pukul 18.30wib. Bantuan yang telah terkumpul berupa uang tunai, pakaian layak pakai, sembako dan makanan siap saji langsung di serahkan kepada Cak Edwin (KIM Gundih) sebagai perwakilan warga terdampak.


Print Friendly and PDF